apa makna penyebutan asmaul husna di dalam doa

Kaidah– kaidah tafsir berfungsi untuk memahami makna yang terkandung di dalam Al- Qur’an. Berikut adalah kaidah- kaidah tafsir menurut Ismail Pangeran dalam jurnalnya yang berjudul Beberapa Kaidah Penafsiran Al- Qur’an, yaitu: 1. Kaidah Bahasa. Pendekatan bahasa yang dilakukan dalam memberikan penafsiran terhadap Alquran sangat penting LINGGAUPOSCO.ID – Ramadan bulan penuh keberkahan. Oleh karena itu, setiap ibadah atau hal kebaikan yang dilakukan oleh umat Islam, akan dilipatgandakan pahalanya. Dikutip dari NU Online, Rasulullah bersabda, bahwa Allah memiliki 99 nama indah atau lebih dikenal sebagai Asmaul Husna (pelafalan yang lebih tepat sejatinya adalah al-asma’ al-ḫusna BahwasanyaAllah Swt memiliki 3000 nama. 1000 nama hanya di ketahui oleh para malaikat. 1000 nama lainnya hanya di ketahui oleh para Nabi. 300 nama di dalam kitab Taurat. 300 nama lagi di dalam kitab Zabur. 300 nama lainnya didalam kitab Injil. 99 nama di dalam Al-Qur’an. 1 nama Allah yang di rahasiakan. 99Asmaul Husna serta Arti dan Hikmahnya. Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kaum muslimin wajib mengetahui asmaul husna. Secara etimologi, asmaul husna berarti 'sebutan baik'. Maksudnya adalah nama-nama yang menjelaskan sifat-sifat baik Allah SWT. Nama-nama ini tercantum di dalam kitab suci umat Islam, Al-Qur'an. Kitaketahui bahwa Nabi Muhammad berperan sebagai wasilah yang bisa melancarkan do’a umat yang bersholawat kepadanya. Inilah salah satu rahasia do’a atau sholawat yang tidak banyak orang tahu sehingga banyak yang bertanya kenapa nabi malah dido’akan umatnya? untuk itulah jika kita berdoa kepada Allah jangan lupa terlebih dahulu bersholawat kepada Nabi SAW, https://groups.google.com/g/nunutv/c/C-0yX1zK4AQ. - Asmaul Husna An Nuur artinya Yang Maha Bercahaya Menerangi, Memberi Cahaya. Allah SWT memiliki 99 nama yang baik atau dikenal dengan “Asmaul Husna.” Umat Islam sebaiknya mengetahui, paham, dan mengamalkan Asmaul Husna pada kehidupan sehari-hari dalam bentuk perilaku, sifat, maupun wirid. Hal ini dilakukan karena Asmaul Husna memiliki banyak rahasia keutamaan dan manfaat bagi kehidupan manusia di dunia dan akhirat. Dilansir dari laman NU Online, Asmaul Husna memiliki banyak keistimewaan seperti satunya sebagai doa. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Surah Al A’raf ayat 180 berikut وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ - ١٨٠ Arab Latin Wa lillāhil-asmā`ul-ḥusnā fad'ụhu bihā wa żarullażīna yul-ḥidụna fī asmā`ih, sayujzauna mā kānụ ya'malụnArtinya “Dan Allah memiliki Asma'ul-husna nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asma'ul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”QS. Al A'raf [7] 180 Arti Asmaul Husna An Nuur An Nuur merupakan satu dari 99 Asmaul Husna yang dimiliki oleh Allah SWT. Asmaul Husna An Nuur artinya ialah Yang Maha Bercahaya Menerangi, Memberi Cahaya. Akar kata An Nuur dalam bahasa Arab Klasik memiliki beberapa arti lain seperti menyinari untuk memperjelas, mengungkapkan, menjadikan mekar, menjadi mekar terungkap menyala, menyala-nyala dan jelas bagi indra untuk mencerahkan, memberi arahan, dan memberi nasihat. Asmaul Husna An Nuur secara sederhana memiliki makna bahwa Allah SWT merupakan Dzat yang menyinari dan memperlihatkan cahaya ilahi dari semua dunia. Cahaya Allah SWT menerangi hati dan memberikan penjelasan dan petunjuk. Mereka yang tidak mengikuti Dzat An Nuur maka akan ditinggal dalam kegelapan. Penyebutan terkait pemahaman Asmaul Husna An Nuur ditampilkan beberapa kali di dalam Al Qur’an. Beberapa contoh penyebutan An Nuur seperti dalam Surah At Tagabun ayat 8 dan Surah An Nur ayat 35. Dalil Asmaul Husna An Nuur dalam Al Qur’an 1. Surah At Tagabun Ayat 8فَاٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَالنُّوْرِ الَّذِيْٓ اَنْزَلْنَاۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ - ٨ Arab Latin Fa āminụ billāhi wa rasụlihī wan-nụrillażī anzalnā, wallāhu bimā ta'malụna khabīrArtinya “Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya Al-Qur'an yang telah Kami turunkan. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”QS. At Tagabun [64] 8 2. Surah An Nuur Ayat 35۞ اَللّٰهُ نُوْرُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ مَثَلُ نُوْرِهٖ كَمِشْكٰوةٍ فِيْهَا مِصْبَاحٌۗ اَلْمِصْبَاحُ فِيْ زُجَاجَةٍۗ اَلزُّجَاجَةُ كَاَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُّوْقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُوْنَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَّلَا غَرْبِيَّةٍۙ يَّكَادُ زَيْتُهَا يُضِيْۤءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌۗ نُوْرٌ عَلٰى نُوْرٍۗ يَهْدِى اللّٰهُ لِنُوْرِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَيَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ لِلنَّاسِۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ۙ - ٣٥ Arab Latin Allāhu nụrus-samāwāti wal-arḍ, maṡalu nụrihī kamisykātin fīhā miṣbāḥ, al-miṣbāḥu fī zujājah, az-zujājatu ka`annahā kaukabun durriyyuy yụqadu min syajaratim mubārakatin zaitụnatil lā syarqiyyatiw wa lā garbiyyatiy yakādu zaituhā yuḍī`u walau lam tamsas-hu nār, nụrun 'alā nụr, yahdillāhu linụrihī may yasyā`, wa yaḍribullāhul-amṡāla lin-nās, wallāhu bikulli syai`in 'alīmArtinya “Allah pemberi cahaya kepada langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca dan tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, yaitu pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya saja hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya berlapis-lapis, Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”QS. An Nur [24] 35 Makna Membaca Asmaul Husna An Nuur Asmaul Husna An Nuur dapat digunakan sebagai wirid dan zikir dalam mengingatkan diri, bahwa hanya Allah SWT yang dapat memberikan cahaya kepada hamba-Nya. Di samping itu, Asmaul Husna An Nuur juga dapat dijadikan sebagai contoh sifat dan sikap dalam menjalani kehidupan di dunia. Pengamalan Asmaul Husna An Nuur dalam diri seorang muslim dapat diwujudkan dengan menerapkan berbagai perilaku seperti hanya memohon dan meminta pertolongan kepada Allah SWT, menjalankan syariat dan menjauhi larangan-Nya, serta membantu kepada juga Arti 99 Asmaul Husna dan Mengapa Perlu Menghapalnya? Asmaul Husna Al Maanii Artinya Yang Maha Mencegah Dalil & Maknanya Arti Asmaul Husna Ad Dhaar Dalil di Al-Qur'an dan Makna Bacaannya - Sosial Budaya Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Dhita Koesno - Asmaul Husna Ad Dhaar artinya Yang Maha Memberi Derita. Allah SWT memiliki 99 nama yang baik atau disebut dengan “Asmaul Husna.” Umat Islam sebaiknya mengetahui dan paham, terlebih mengamalkan Asmaul Husna di kehidupan sehari-hari dalam bentuk perilaku, sifat, maupun wirid. Hal ini dilakukan karena Asmaul Husna memiliki banyak rahasia keutamaan dan manfaat bagi kehidupan manusia di dunia dan akhirat. Dilansir dari laman NU Online, Asmaul Husna memiliki banyak keistimewaan seperti satunya sebagai doa. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Surah Al A’raf ayat 180 berikut وَلِلّٰهِ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰى فَادْعُوْهُ بِهَاۖ وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِيْٓ اَسْمَاۤىِٕهٖۗ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ ۖ - ١٨٠ Arab Latin Wa lillāhil-asmā`ul-ḥusnā fad'ụhu bihā wa żarullażīna yul-ḥidụna fī asmā`ih, sayujzauna mā kānụ ya'malụnArtinya “Dan Allah memiliki Asma'ul-husna nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya Asma'ul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”QS. Al A'raf [7] 180 Arti Asmaul Husna Ad Dhaar Ad Dhaar merupakan satu dari 99 nama-nama baik yang dimiliki oleh Allah SWT. Asmaul Husna Ad Dhaar artinya Yang Maha Memberi Derita. Akar kata Ad Dhaar dalam bahasa Arab Klasik memiliki beberapa arti lain seperti berpendapat yang menentang menggunakan tenaga yang kuat untuk melakukan suatu tindakan yang tidak disukai tidak nyaman, mengganggu, menyusahkan menyebabkan kesulitan, menderita yang sakit, melukai, dan menciderai. Asmaul Husna Ad Dhaar secara sederhana memiliki makna bahwa Allah SWT. merupakan Dzat yang memberikan penderitaan atau kebahagiaan bagi siapa pun yang dikehendaki. Tidak hanya itu, kebijaksanaannya Ad Dhaar dapat memilih menggunakan kekuatan-Nya untuk mencegah perilaku yang salah. Penyebutan terkait pemahaman Asmaul Husna Ad Dhaar ditampilkan beberapa kali di dalam Al Qur’an. Contoh penyebutan Ad Dhaar seperti dalam Surah Al An'am ayat 17. Dalil Asmaul Husna Ad Dhaar dalam Al Qur’an Surah An-'am Ayat 17وَاِنْ يَّمْسَسْكَ اللّٰهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهٗٓ اِلَّا هُوَ ۗوَاِنْ يَّمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ - ١٧ Arab Latin Wa iy yamsaskallāhu biḍurrin fa lā kāsyifa lahū illā huw, wa iy yamsaska bikhairin fa huwa 'alā kulli syai`ing qadīrArtinya “Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, tidak ada yang dapat menghilangkannya selain Dia. Dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, maka Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.”QS. Al An'am [16] 17 Makna Membaca Asmaul Husna Ad Dhaar Asmaul Husna Ad Dhaar dapat digunakan sebagai wirid dan zikir dalam mengingatkan diri, bahwa hanya Allah SWT yang dapat memberi penderitaaan maupun kebahagiaan kepada hamba-Nya. Di samping itu, Asmaul Husna Ad Dhaar juga dapat dijadikan sebagai contoh sifat dan sikap dalam menjalani kehidupan di dunia. Pengamalan Asmaul Husna Ad Dhaar dalam diri seorang muslim dapat diwujudkan dengan menerapkan berbagai perilaku seperti mengerjakan syariat dan menjauhi larangan Allah SWT, tidak berbuat aniaya dan membantu sesama, serta rendah hati dan tidak juga 99 Asmaul Husna & Artinya Makna Nama-Nama Baik Allah SWT Arti Asmaul Husna Al Muqsith Beserta Dalil-Dalil di Al Quran Asmaul Husna Al Maanii Artinya Yang Maha Mencegah Dalil & Maknanya - Sosial Budaya Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Dhita Koesno Jakarta - Memanjatkan doa dengan menyertai lafal Asmaul Husna merupakan salah satu keistimewaan nama indahNya tersebut seperti dalam keterangan hadits. Untuk itu, pemahaman mengenai lafal Asmaul Husna dan artinya perlu diketahui dan diamalkan umat buku Khasiat & Fadhilah 99 Asmaul Husna oleh Umar Faruq, Asmaul Husna merupakan nama-nama indah dan agung Allah SWT yang tercermin dari sifat milikNya. Sebagaimana dalam surat Al A'raf ayat 180, Allah menganjurkan hambaNya untuk berdoa dengan menyebut Asmaul Husnaوَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا ۖ وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ ۚ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَArtinya "Dan Allah memiliki Asma'ul-husna nama-nama yang terbaik, maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebutnya Asma'ul-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-namaNya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan."Rasulullah SAW dalam haditsnya pernah berkata, orang yang membaca doa dengan menyematkan Asmaul Husna di dalamnya akan diperkenankan doanya tersebut. Dari Anas bin Malik RA, ia berkata"Nabi SAW masuk ke masjid. Di dalam masjid ada seorang lelaki melakukan salat dan dia berdoa dan dalam doanya dia mengucapkan 'Ya Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Engkaulah ya Allah Dzat yang memberi kenikmatan, Engkaulah Dzat yang menciptakan langit dan bumu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan,'Maka Nabi SAW bersabda, 'Tahukah kamu sekalian, orang itu berdoa dengan apa? Dia menyebut nama Allah yang Agung di dalam doanya. Yang apabila namaNya disebut, Allah pasti mengabulkan doanya, dan apabila mohon sesuatu denganNya pasti diberi,'" HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa'i, dan Ibnu Majah.99 Asmaul Husna dan Artinya Lengkap1. الرحمن = Ar RahmanArtinya Yang Maha Pengasih2. الرحيم = Ar RahiimArtinya Yang Maha Penyayang3. الملك = Al MalikArtinya Yang Maha Merajai bisa diartikan Raja dari semua Raja4. القدوس = Al QuddusArtinya Yang Maha Suci5. السلام = As SalaamArtinya Yang Maha Memberi Kesejahteraan6. المؤمن = Al Mu'minArtinya Yang Maha Memberi Keamanan7. المهيمن = Al MuhaiminArtinya Yang Maha Mengatur8. العزيز = Al 'AziizArtinya Yang Maha Perkasa9. الجبار = Al JabbarArtinya Yang Memiliki Mutlak Kegagahan10. المتكبر = Al MutakabbirArtinya Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran11. الخالق = Al KhaliqArtinya Yang Maha Pencipta12. البارئ = Al Baari'Artinya Yang Maha Melepaskan membuat, membentuk, menyeimbangkan13. المصور = Al MushawwirArtinya Yang Maha Membentuk Rupa makhluk-Nya14. الغفار = Al GhaffaarArtinya Yang Maha Pengampun15. القهار = Al QahhaarArtinya Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu16. الوهاب = Al WahhaabArtinya Yang Maha Pemberi Karunia17. الرزاق = Ar RazzaaqArtinya Yang Maha Pemberi Rezeki18. الفتاح = Al FattaahArtinya Yang Maha Pembuka Rahmat19. العليم = Al 'AliimArtinya Yang Maha Mengetahui20. القابض = Al QaabidhArtinya Yang Maha Menyempitkan21. الباسط = Al BaasithArtinya Yang Maha Melapangkan22. الخافض = Al KhaafidhArtinya Yang Maha Merendahkan23. الرافع = Ar Raafi'Artinya Yang Maha Meninggikan24. المعز = Al Mu'izzArtinya Yang Maha Memuliakan25. المذل = Al MudzilArtinya Yang Maha Menghinakan26. السميع = Al Samii'Artinya Yang Maha Mendengar27. البصير = Al BashiirArtinya Yang Maha Melihat28. الحكم = Al HakamArtinya Yang Maha Menetapkan29. العدل = Al 'AdlArtinya Yang Maha Adil30. اللطيف = Al LathiifArtinya Yang Maha Lembut31. الخبير = Al KhabiirArtinya Yang Maha Mengenal32. الحليم = Al HaliimArtinya Yang Maha Penyantun33. العظيم = Al 'AzhiimArtinya Yang Maha Agung34. الغفور = Al GhafuurArtinya Yang Maha Memberi Pengampunan35. الشكور = As SyakuurArtinya Yang Maha Pembalas Budi menghargai36. العلى = Al 'AliyArtinya Yang Maha Tinggi37. الكبير = Al KabiirArtinya Yang Maha Besar38. الحفيظ = Al HafizhArtinya Yang Maha Memelihara39. المقيت = Al MuqiitArtinya Yang Maha Pemberi Kecukupan40. الحسيب = Al HasiibArtinya Yang Maha Membuat Perhitungan41. الجليل = Al JaliilArtinya Yang Maha Luhur42. الكريم = Al KariimArtinya Yang Maha Pemurah43. الرقيب = Ar RaqiibArtinya Yang Maha Mengawasi44. المجيب = Al MujiibArtinya Yang Maha Mengabulkan45. الواسع = Al Waasi'Artinya Yang Maha Luas46. الحكيم = Al HakimArtinya Yang Maha Bijaksana47. الودود = Al WaduudArtinya Yang Maha Mengasihi48. المجيد = Al MajiidArtinya Yang Maha Mulia49. الباعث = Al Baa'itsArtinya Yang Maha Membangkitkan50. الشهيد = As SyahiidArtinya Yang Maha Menyaksikan51. الحق = Al HaqqArtinya Yang Maha Benar52. الوكيل = Al WakiilArtinya Yang Maha Memelihara53. القوى = Al QawiyyuArtinya Yang Maha Kuat54. المتين = Al MatiinArtinya Yang Maha Kokoh55. الولى = Al WaliyyArtinya Yang Maha Melindungi56. الحميد = Al HamiidArtinya Yang Maha Terpuji57. المحصى = Al MuhshiiArtinya Yang Maha Mengalkulasi menghitung segala sesuatu58. المبدئ = Al Mubdi'Artinya Yang Maha Memulai59. المعيد = Al Mu'iidArtinya Yang Maha Mengembalikan Kehidupan60. المحيى = Al MuhyiiArtinya Yang Maha Menghidupkan61. المميت = Al MumiituArtinya Yang Maha Mematikan62. الحي = Al HayyuArtinya Yang Maha Hidup63. القيوم = Al QayyuumArtinya Yang Maha Mandiri64. الواجد = Al WaajidArtinya Yang Maha Penemu65. الماجد = Al MaajidArtinya Yang Maha Mulia66. الواحد = Al WahidArtinya Yang Maha Tunggal67. الاحد = Al AhadArtinya Yang Maha Esa68. الصمد = As ShamadArtinya Yang Maha Dibutuhkan tempat meminta69. القادر = Al QaadirArtinya Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan70. المقتدر = Al MuqtadirArtinya Yang Maha Berkuasa71. المقدم = Al MuqaddimArtinya Yang Maha Mendahulukan72. المؤخر = Al Mu'akkhirArtinya Yang Maha Mengakhirkan73. الأول = Al AwwalArtinya Yang Maha Awal74. الأخر = Al AakhirArtinya Yang Maha Akhir75. الظاهر = Az ZhaahirArtinya Yang Maha Nyata76. الباطن = Al BaathinArtinya Yang Maha Ghaib77. الوالي = Al WaaliArtinya Yang Maha Memerintah78. المتعالي = Al Muta'aaliiArtinya Yang Maha Tinggi79. البر = Al BarruArtinya Yang Maha Penderma maha pemberi kebajikan80. التواب = At TawwaabArtinya Yang Maha Penerima TaubatBaca jugaAr Razaq Artinya Allah Maha Pemberi Rezeki, Ini Penjelasannya81. المنتقم = Al MuntaqimArtinya Yang Maha Pemberi Balasan82. العفو = Al AfuwwArtinya Yang Maha Pemaaf83. الرؤوف = Ar Ra'uufArtinya Yang Maha Pengasuh84. مالك الملك = Malikul MulkArtinya Yang Maha Penguasa Kerajaan semesta85. ذو الجلال و الإكرام = Dzul Jalaali WalIkraamArtinya Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan86. المقسط = Al MuqsithArtinya Yang Maha Pemberi Keadilan87. الجامع = Al Jamii'Artinya Yang Maha Mengumpulkan88. الغنى = Al GhaniyyArtinya Yang Maha Kaya89. المغنى = Al MughniiArtinya Yang Maha Pemberi Kekayaan90. المانع = Al MaaniArtinya Yang Maha Mencegah91. الضار = Ad DhaarArtinya Yang Maha Penimpa Kemudharatan92. النافع = An Nafii'Artinya Yang Maha Memberi Manfaat93. النور = An NuurArtinya Yang Maha Bercahaya menerangi, memberi cahaya94. الهادئ = Al HaadiiArtinya Yang Maha Pemberi Petunjuk95. البديع = Al Badii'Artinya Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya96. الباقي = Al BaaqiArtinya Yang Maha Kekal97. الوارث = Al WaaritsArtinya Yang Maha Pewaris98. الرشيد = Ar RasyiidArtinya Yang Maha Pandai99. الصبور = As ShabuurArtinya Yang Maha SabarSecara bahasa, Asmaul Husna dan artinya menjelaskan nama-nama terbaik yang disandarkan pada sifat-sifat Allah SWT. Sifat-sifat itu berbeda dengan sifat manusia atau makhluk hidup itulah, Asmaul Husna dan artinya cenderung berbentuk superlatif atau bentuk kata yang menyatakan paling. Sebagaimana menurut Quraish Shihab dalam buku Menyingkap Tabir Ilahi Asma al-Husna dalam Perspektif Al-Quran, nama tersebut mengusung makna terbaik di antara yang baik lainnya. Simak Video "Sholawat" [GambasVideo 20detik] rah/lus - Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang indah dan memiliki makna yang mendalam. Adapun kumpulan doa Asmaul Husna yaitu sebagai berikut. Diketahui, dalam hadis hanya ada 99 nama Allah yang kerap disebutkan. Namun perlu Anda ketahui bahwa di dalam Al-Qur'an terdapat nama-nama Allah selain ke-99 nama yang kita kenal selama ini. Sebagaimana disebutkan di atas asmaul husna bukan sekedar nama. Ketika seorang muslim melafalkan nama indah ini, Allah SWT akan senantiasa merahmati dan menjauhkan kita dari segala keburukan. Sebagaimana firman Allah SWT yang termaktub dalam Al-Quran yang bunyinya sebagai berikut “Hanya milik Allah lah asmaul husna nama-nama yang maha indah, maka berdoalah kepada-Nya dengan nama-nama itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam menyebut dan memahami nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka lakukan,” QS 07/180. Baca Juga Penampakan Domba dengan Lafadz Allah di Sukabumi, Ditawar oleh Pengusaha dari Bogor hingga Orang Arab Setelah mengetahui keutamaan asmaul husna maka wajib bagi Anda untuk berkenalan dengan doa asmaul husna. Doa asmaul husna adalah salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk dipelajari. Lalu bagaimana bunyi doa asmaul husna? Yuk simak ulasan di bawah ini. Berikut Doa Asmaul Husna Doa asmaul husna umunya terdiri atas tiga bagian yaitu doa pembukaan, lalu membaca asmaul husna, dan kemudian diakhiri dengan doa penutup. Berikut doa asmaul husna yang perlu Anda cermati. 1. Doa Pembuka Berikut adalah bacaan doa pembuka asmaul husna yang bisa Anda amalkan; Baca Juga Jarang Salat Tapi Rezeki Ngalir? Hati-Hati Bahayanya Tanda Azab Allah? Bismillaahi bada'na. Wal khamdu lirabbina, wash sholaatu wassalaam. Linnabii khabiibina, yaa Allah yaa robbanaa. Anta Maqshuudunaa, ridhooka math luubunaa. Dun yaana wa uhraanaa. Artinya "Dengan nama Allah, kami memulai membaca. Segala puji bagi Tuhan kami. Shalawat dan salam untuk Nabi Kekasih kami. Ya Allah ya Tuhan Kami. Engkau Tujuan Kami, RidhaMu yang Kami Cari. Di Dunia dan Akherat Kami." 2. Lafal 99 Asmaul Husna 3. Doa Penutup Selepas melafalkan 99 asmaul husan maka lanjutkan dengan membaca doa penutup berikut ini Bi asmaa ikal khusnaa. Ighfir lanaa dhunuubanaa, waliwalidiinaa. Wa dhurriyaa tinaa, kaffir an sayyi’a tinaa. Waastur alaa uyuu binaa, waajbur alaa nuq shoo ninaa. Waarfa’ darojaa tinaa, wa zidnaa ilmaannaa fi’aan. Warizqon waasi’aan, khalaalan thoyyiban. Wa’amalan sholikhaan, wanawwir quluu banaa. Wayassir umuu ronaa, wa shokhi’ ajsaa danaa. Daaa’ima khayaatinaa, ilal khoiri qorribnaa. Anisy syarri baa’idnaa, waalqurbaa rojaaa una. Akhiiroon nilnalmunaa, balligh maqooshidanaa. Waqdhi khawaa ijanaa, walkhamdu li’ilaahinaa. Alladhii hadaanaa, sholli wasalim alaa. Thoohaa kholiilir rokhmaan, wa aa lihii washokhbihii. ’Ilaa aakhirizzamaan. Artinya "Dengan asma ul khusna, ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan keturunan kami. Hapuskanlah kejelekan kami - dan tutuplah cacat kami. Tambahlah kekurangan kami, naikkanlah derajat kami. Tambahilah kami ilmu yang bermanfaat, rezki yang luas, halal dan bagus, dan amalan yang sholeh. Terangkanlah hati kami, mudahkanlah urusan kami, dan sehatkanlah badan kami. Selama hidup kami, dekatkanlah kebaikan kepada kami, jauhkanlah kami dari kejelekan. Dekatlah pada allah harapan kami, akhirnya kami memperoleh kenikmatan, sampaikanlah maksud-maksud kami. Penuhilah hajat-hajat kebutuhan kami, segala puji untuk tuhan kami yang telah menunjukkan kepada kami. Semoga allah memberikan rahmat dan keselamatan. Atas thoha/nabi Muhammad menjadi kekasih. dan keluarganya dan sahabatnya - sampai akhir masa." 99 Asmaul Husna dan Artinya Setelah mengetahui tahapan beserta bunyi doa asmaul husna, berikut ini akan dilampirkan 99 asmaul husna beserta artinya. Ar Rahman bermakna Yang Maha PengasihAr Rahiim bemakna Yang Maha PenyayangAl Malik bermakna Yang Maha MerajaiAl Quddus bermakna Yang Maha SuciAs Salaam bermakna Yang Maha Memberi KesejahteraanAl Mu'min bermakna Yang Maha Memberi KeamananAl Muhaimin bermakna Yang Maha MengaturAl 'Aziiz bermakna Yang Maha PerkasaAl Jabbar bermakna Yang Memiliki Mutlak KegagahanAl Mutakabbir bermakna Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaranAl Khalik bermakna Yang Maha PenciptaAl Baari' bermakna Yang Maha Melepaskan membuat, membentuk, menyeimbangkanAl Mushawwir bermakna Yang Maha Membentuk Rupa makhluk-NyaAl Ghaffaar bermakna Yang Maha PengampunAl Qahhaar bermakna Yang Maha Menundukkan atau Menaklukkan Segala SesuatuAl Wahhaab bermakna Yang Maha Pemberi KaruniaAr Razzaaq bermakna Yang Maha Pemberi RezekiAl Fattaah bermakna Yang Maha Pembuka RahmatAl 'Aliim bermakna Yang Maha MengetahuiAl Qaabidh bermakna Yang Maha MenyempitkanAl Baasith bermakna Yang Maha MelapangkanAl Khaafidh bermakna Yang Maha MerendahkanAr Raafi' bermakna Yang Maha MeninggikanAl Mu'izz bermakna Yang Maha MemuliakanAl Mudzil bermakna Yang Maha MenghinakanAl Samii' bermakna Yang Maha MendengarAl Bashiir bermakna Yang Maha MelihatAl Hakam bermakna Yang Maha MenetapkanAl 'Adl bermakna Yang Maha AdilAl Lathiif bermakna Yang Maha LembutAl Khabiir bermakna Yang Maha MengenalAl Haliim bermakna Yang Maha PenyantunAl 'Azhiim bermakna Yang Maha AgungAl Ghafuur bermakna Yang Maha Memberi PengampunanAs Syakuur bermakna Yang Maha Pembalas BudiAl 'Aliy bermakna Yang Maha TinggiAl Kabiir bermakna Yang Maha BesarAl Hafizh bermakna Yang Maha MemeliharaAl Muqiit bermakna Yang Maha Pemberi KecukupanAl Hasiib bermakna Yang Maha Membuat PerhitunganAl Jaliil bermakna Yang Maha LuhurAl Kariim bermakna Yang Maha PemurahAr Raqiib bermakna Yang Maha MengawasiAl Mujiib bermakna Yang Maha MengabulkanAl Waasi' bermakna Yang Maha LuasAl Hakim bermakna Yang Maha BijaksanaAl Waduud bermakna Yang Maha MengasihiAl Majiid bermakna Yang Maha MuliaAl Baa'its bermakna Yang Maha MembangkitkanAs Syahiid bermakna Yang Maha MenyaksikanAl Haqq bermakna Yang Maha BenarAl Wakiil bermakna Yang Maha MemeliharaAl Qawiyyu bermakna Yang Maha KuatAl Matiin bermakna Yang Maha KokohAl Waliyy bermakna Yang Maha MelindungiAl Hamiid bermakna Yang Maha TerpujiAl Muhshii bermakna Yang Maha MengalkulasiAl Mubdi' bermakna Yang Maha MemulaiAl Mu'iid bermakna Yang Maha Mengembalikan KehidupanAl Muhyii bermakna Yang Maha MenghidupkanAl Mumiitu bermakna Yang Maha MematikanAl Hayyu bermakna Yang Maha HidupAl Qayyuum bermakna Yang Maha MandiriAl Waajid bermakna Yang Maha PenemuAl Maajid bermakna Yang Maha MuliaAl Wahid bermakna Yang Maha TunggalAl Ahad bermakna Yang Maha EsaAs Shamad bermakna Yang Maha DibutuhkanAl Qaadir bermakna Yang Maha Menentukan, Maha MenyeimbangkanAl Muqtadir bermakna Yang Maha BerkuasaAl Muqaddim bermakna Yang Maha MendahulukanAl Mu'akkhir bermakna Yang Maha MengakhirkanAl Awwal bermakna Yang Maha AwalAl Aakhir bermakna Yang Maha AkhirAz Zhaahir bermakna Yang Maha NyataAl Baathin bermakna Yang Maha GhaibAl Waali bermakna Yang Maha MemerintahAl Muta'aalii bermakna Yang Maha TinggiAl Barru bermakna Yang Maha Penderma maha pemberi kebajikanAt Tawwaab bermakna Yang Maha Penerima TaubatAl Muntaqim bermakna Yang Maha Pemberi BalasanAl Afuww bermakna Yang Maha PemaafAr Ra'uuf bermakna Yang Maha PengasuhMalikul Mulk bermakna Yang Maha Penguasa KerajaanDzul Jalaali WalIkraam bermakna Yang Maha Pemilik Kebesaran dan KemuliaanAl Muqsith bermakna Yang Maha Pemberi KeadilanAl Jamii' bermakna Yang Maha MengumpulkanAl Ghaniyy bermakna Yang Maha KayaAl Mughnii bermakna Yang Maha Pemberi KekayaanAl Maani bermakna Yang Maha MencegahAd Dhaar bermakna Yang Maha Penimpa KemudharatanAn Nafii' bermakna Yang Maha Memberi ManfaatAn Nuur bermakna Yang Maha BercahayaAl Haadii bermakna Yang Maha Pemberi PetunjukAl Badii' bermakna Yang Maha Pencipta Tiada BandingannyaAl Baaqii bermakna Yang Maha KekalAl Waarits bermakna Yang Maha PewarisAr Rasyiid bermakna Yang Maha PandaiAs Shabuur bermakna Yang Maha SabarDemikian ulasan perih bacaan doa Asmaul Husna lengkap dengan artinya, dan lafal 99 Asmaul Husna. Semoga bermanfaat! Kontributor Ulil Azmi Rasulullah pernah menyebut secara eksplisit bahwa Allah memiliki 99 nama indah atau lebih dikenal sebagai Asmaul Husna pelafalan yang lebih tepat sejatinya adalah al-asmâ’ al-ḫusnâ. Sabda Nabi tersebut terekam dalam hadits shahih riwayat Imam Muslim. Asmaul Husna memiliki keistimewaan-keistimewaan, salah satunya sebagai doa. Dalam surat al-A'raf ayat 180 disebutkan, وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ فَادْعُوهُ بِهَا، وَذَرُوا الَّذِينَ يُلْحِدُونَ فِي أَسْمَائِهِ، سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ Artinya, “Allah memiliki Asmaul Husna maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna nama-nama terbaik itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang mereka kerjakan” QS. Al-Araf 180. Karena itu tidak heran bila lafal doa yang kita jumpai nyaris selalu menyertakan satu atau lebih nama Allah yang terdapat dalam 99 Asmaul Husna, seperti Yâ Raḫmân, Yâ Karîm, Yâ Razzâq, Yâ Fattâḫ, dan lain sebagainya. Bahkan sebagian ulama secara khusus menyusun doa yang mereka beri nama Duâ al-Asmâ al-Ḫusna Doa Asmaul Husna. Sebagian lagi menyusun nadham atau syair yang berisi seluruh nama-nama agung itu. Baik doa maupun nadham, susunan redaksinya bisa berbeda-beda, mengikuti ijtihad para ulama dalam merangkai untaian pujian dan doa. Wirid Asmaul Husna Asmaul Husna juga menjadi wirid atau amalan rutin para ulama sejak zaman dulu karena keutamaan dan rahasia di dalamnya. Asmaul Husna diyakini sebagai media tawasul paling manjur dalam membuka berbagai pintu kebahagiaan secara lahir maupun batin. Sayyid Muhammad bin Alwi al-Maliki al-Hasani dalam kitab Abwabul Faraj 1971 132 menyebut, sebagian ulama salaf tiap bakda shalat Maghrib memiliki rutinitas bersama teman-temannya membaca surat Yasin, dilanjut melantunkan Asmaul Husna, doa Asmaul Husna, lalu memohon sesuatu kepada Allah. Ulama besar tasawuf Al-Azhar kelahiran Sudan, Syekh Shalih al-Ja'fari bercerita bahwa melantunkan Asmaul Husna merupakan salah satu wirid tarekat guru beliau. Alam raya dan seisinya diyakini sebagai manifestasi nama-nama Allah. Sehingga, siapa saja yang memanjatkan doa dengan Asmaul Husna, ia tak ubahnya sedang menarik seluruh kebaikan datang kepadanya, dan membentengi dirinya dari berbagai ancaman keburukan. Ketika seseorang, misalnya, melantunkan Yâ Raḫmân wahai Yang Maha Penyayang maka sesungguhnya ia sedang memohon limpahan kasih sayang atau rahmat dari Allah; saat membaca Yâ Lathîf wahai Yang Mahalembut maka sejatinya ia sedang memohon kelembutan; kala membaca Yâ Ghafûr wahai Yang Maha Pengampun maka sama halnya ia tengah meminta ampunan; ketika melantunkan Yâ Razzâq wahai Yang Maha Pemberi rezeki maka tak ubahnya ia sedang menarik rezeki datang menghampirinya, dan begitu seterusnya Sayyid Muhammad al-Maliki, Abwabul Faraj, 1971 132. Dengan demikian, bagi Syekh Shalih al-Ja'fari, Asmaul Husna lebih dari sekadar deretan nama-nama agung yang “hanya” bisa menjadi media atau tawasul untuk doa-doa. Asmaul Husna di mata beliau sudah mengandung doa itu sendiri, bahkan lebih luas. Seseorang secara tidak langsung sedang berusaha menyerap limpahan kebaikan dan menyingkirkan keburukan-keburukan saat melantunkan Asmaul Husna, sesuai dengan masing-masing makna dari nama-nama yang disebut. Tabel 99 Asmaul Husna No Asmaul Husna Latin Asmaul Husna Arab Artinya 1 Ar-Rahmânu الرَّحْمـٰنُ Yang Maha Pengasih 2 Ar-Raḫîmu الرَّحِيْمُ Yang Maha Penyayang 3 Al-Maliku الْمَلِكُ Yang Maha Merajai/Memerintah 4 Al-Quddûsu الْقُدُّوْسُ Yang Mahasuci 5 As-Salâmu السَّلاَمُ Yang Maha Memberi Kesejahteraan 6 Al-Mu’minu الْمُؤْمِنُ Yang Maha Memberi Keamanan 7 Al-Muhaiminu الْمُهَيْمِنُ Yang Maha Pemelihara 8 Al-`Azizu الْعَزِيْزُ Yang Memiliki Mutlak Kegagahan 9 Al-Jabbâru الْجَبَّارُ Yang Maha Perkasa 10 Al-Mutakabbiru الْمُتَكَبِّرُ Yang Maha Megah 11 Al-Khâliqu الْخَالِقُ Yang Maha Pencipta 12 Al-Bâri’u الْبَارِئُ Yang Maha Melepaskan 13 Al-Mushawwiru الْمُصَوِّرُ Yang Maha Membentuk Rupa makhluknya 14 Al-Ghaffaru الْغَفَّارُ Yang Maha Pengampun 15 Al-Qahhâru الْقَهَّارُ Yang Maha Memaksa 16 Al-Wahhâbu الْوَهَّابُ Yang Maha Pemberi Karunia 17 Ar-Razzâqu الرَّزَّاقُ Yang Maha Pemberi Rezeki 18 Al-Fattâhu الْفَتَّاحُ Yang Maha Pembuka Rahmat 19 Al-`Alîmu الْعَلِيْمُ Yang Maha Mengetahui Memiliki Ilmu 20 Al-Qâbidlu الْقَابِضُ Yang Maha Menyempitkan makhluknya 21 Al-Bâsithu الْبَاسِطُ Yang Maha Melapangkan makhluknya 22 Al-Khâfidlu الْخَافِضُ Yang Maha Merendahkan makhluknya 23 Ar-Râfi`u الرَّافِعُ Yang Maha Meninggikan makhluknya 24 Al-Mu`izzu الْمُعِزُّ Yang Maha Memuliakan makhluknya 25 Al-Mudzillu الْمُذِلُّ Yang Maha Menghinakan makhluknya 26 As-Samî`u السَّمِيْعُ Yang Maha Mendengar 27 Al-Bashîru الْبَصِيْرُ Yang Maha Melihat 28 Al-Ḫakamu الْحَكَمُ Yang Maha Menetapkan 29 Al-`Adlu الْعَدْلُ Yang Mahaadil 30 Al-Lathîfu اللَّطِيْفُ Yang Mahalembut 31 Al-Khabîru الْخَبِيْرُ Yang Maha Mengetahui Rahasia 32 Al-Ḫalîmu الْحَلِيْمُ Yang Maha Penyantun 33 Al-`Adhîmu الْعَظِيْمُ Yang Mahaagung 34 Al-Ghafûru الْغَفُوْرُ Yang Maha Pengampun 35 Asy-Syakûru الشَّكُوْرُ Yang Maha Pembalas Budi Menghargai 36 Al-`Aliyyu العَلِيُّ Yang Maha Tinggi 37 Al-Kabîru الْكَبِيْرُ Yang Maha Besar 38 Al-Ḫafîdhu الْحَفِيْظُ Yang Maha Menjaga 39 Al-Muqîtu الْمُقِيْتُ Yang Maha Pemberi Kecukupan 40 Al-Ḫasîbu الْحَسِيْبُ Yang Maha Membuat Perhitungan 41 Al-Jalîlu الْجَلِيْلُ Yang Mahamulia 42 Al-Karîmu الْكَرِيْمُ Yang Maha Pemurah 43 Ar-Raqîbu الرَّقِيْبُ Yang Maha Mengawasi 44 Al-Mujîbu الْمُجِيْبُ Yang Maha Mengabulkan 45 Al-Wâsi`u الْوَاسِعُ Yang Maha Luas 46 Al-Ḫakîmu الْحَكِيْمُ Yang Maha Maka Bijaksana 47 Al-Wadûdu الْوَدُوْدُ Yang Maha Pencinta 48 Al-Majîdu الْمَجِيْدُ Yang Maha Mulia 49 Al-Bâ`itsu الْبَاعِثُ Yang Maha Membangkitkan 50 Asy-Syahîdu الشَّهِيْدُ Yang Maha Menyaksikan 51 Al-Ḫaqqu الْحَقُّ Yang Mahabenar 52 Al-Wakîlu الْوَكِيْلُ Yang Maha Memelihara 53 Al-Qawiyyu الْقَوِيُّ Yang Mahakuat 54 Al-Matînu الْمَتِيْنُ Yang Mahakokoh 55 Al-Waliyyu الْوَلِيُّ Yang Maha Melindungi 56 Al-Ḫamîdu الْحَمِيْدُ Yang Maha Terpuji 57 Al-Muḫshî الْمُحْصِيْ Yang Maha Mengalkulasi 58 Al-Mubdi’u الْمُبْدِئُ Yang Maha Memulai 59 Al-Mu`idu الْمُعِيْدُ Yang Maha Mengembalikan Kehidupan 60 Al-Muḫyi الْمُحْيِ Yang Maha Menghidupkan 61 Al-Mumîtu الْمُمِيْتُ Yang Maha Mematikan 62 Al-Ḫayyu الْحَيُّ Yang Mahahidup 63 Al-Qayyûmu الْقَيُّوْمُ Yang Mahamandiri 64 Al-Wâjidu الْوَاجِدُ Yang Maha Penemu 65 Al-Mâjidu الْمَاجِدُ Yang Mahamulia 66 Al-Wâḫidu الْوَاحِدُ Yang Maha Tunggal 67 Al-Aḫadu الْأَحَدُ Yang Maha Esa 68 Ash-Shamadu الصَّمَدُ Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta 69 Al-Qâdiru الْقَادِرُ Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan 70 Al-Muqtadiru الْمُقْتَدِرُ Yang Maha Berkuasa 71 Al-Muqaddimu الْمُقَدِّمُ Yang Maha Mendahulukan 72 Al-Muakhiru الْمُؤَخِّرُ Yang Maha Mengakhirkan 73 Al-Awwalu الْاَوَّلُ Yang Mahaawal 74 Al-Âkhiru الْآخِرُ Yang Mahaakhir 75 Adh-Dhâhiru الظَّاهِرُ Yang Mahanyata 76 Al-Bâthinu الْبَاطِنُ Yang Maha Ghaib 77 Al-Wâlî الْوَالِي Yang Maha Memerintah 78 Al-Muta`âli الْمُتَعَالِي Yang Maha Tinggi 79 Al-Barru الْبَرُّ Yang Maha Penderma 80 At-Tawwabu التَّوَّابُ Yang Maha Penerima Tobat 81 Al-Muntaqimu الْمُنْتَقِمُ Yang Maha Penuntut Balas 82 Al-`Afuwwu الْعَفُوُّ Yang Maha Pemaaf 83 Ar-Ra’ûfu الرَّؤُوْفُ Yang Maha Pengasih 84 Mâlikul-mulki مَالِكُ الْمُلْكِ Yang Maha Penguasa Kerajaan Semesta 85 Dzul-Jalâli wal-Ikram ذُوْ الْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan 86 Al-Muqsithu الْمُقْسِطُ Yang Mahaadil 87 Al-Jâmi`u الْجَامِعُ Yang Maha Mengumpulkan 88 Al-Ghaniyyu الْغَنِيُّ Yang Maha Berkecukupan 89 Al-Mughnî الْمُغْنِيْ Yang Maha Memberi Kekayaan 90 Al-Mâni`u الْمَانِعُ Yang Maha Mencegah 91 Adl-Dlâru الضَّارُ Yang Maha Memberi Derita 92 An-Nâfi`u النَّافِعُ Yang Maha Memberi Manfaat 93 An-Nûru النُّوْرُ Yang Maha Bercahaya Menerangi, Memberi Cahaya 94 Al-Hâdî الْهَادِيْ Yang Maha Pemberi Petunjuk 95 Al-Badî`u الْبَدِيْعُ Yang Maha Pencipta 96 Al-Bâqî الْبَاقِيْ Yang Mahakekal 97 Al-Wâritsu الْوَارِثُ Yang Maha Pewaris 98 Ar-Rasyîdu الرَّشِيْدُ Yang Mahapandai 99 Ash-Shabûru الصَّبُوْرُ Yang Mahasabar Demikian daftar 99 nama indah Allah atau Asmaul Husna. Jumlah Asmaul Husna Sebenarnya terjadi perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait jumlah nama-nama Allah. Sebagian mengatakan bahwa nama Allah pada dasarnya tidak terbatas pada angka tertentu. Ada pula yang berpendapat, bahwa jumlah nama itu terbatas di angka tertentu 100, 1000, 99, dan lainnya meskipun sebagian nama-nama-Nya tidak diketahui manusia secara keseluruhan. Pendapat bahwa Asmaul Husna berjumlah 99 adalah paling populer dengan berpatokan pada hadits di atas. Wallahu a'lam. Mahbib Khoiron, Redaktur Keislaman NU Online

apa makna penyebutan asmaul husna di dalam doa